Deskripsi Produk

 

Size 260 cm * 120 cm * 135 cm
Drive Wheel 4WD
Power 12(Kw)
Spesifikasi 30-50HP
Fuel Gas / Diesel
Weight 680(kg)
Tyres sizes 500-12/650-16
Usage Farm Tractor, Garden Tractor, Lawn Tractor

This is part of the certificate, please contact us if you need more!

We can provide customers with customizable packaging, a large number of goods in stock, and a wide choice of freight routes.

Q1: Can I have a sample order?
A1: Yes, we accept sample order to test and check quality.
Q2: Do you have MOQ limit?
A2: Yes, we have MOQ limit for mass production, but it depends on model. Please contact us for details.
Q3: How about the lead time?
A3: Samples will takes 5-7 business days. Mass production will takes 25-30 days. It depends on quantity.
Q4: How about shipping and delivery time?
A4: Generally, Item will be shipped via Express, such as DHL, TNT, FedEx and UPS, delivery time is 3-7 business days. Airline and  sea shipping also available.

In order to better serve customers, we now make the following disclaimer for the product information published on the website that contains text, pictures, and links:

1. The product picture may have a color difference with the actual product due to the different angle and light, as well as the display difference of the monitor. The picture is for reference only, the actual product shall prevail, please contact our staff for more details.

2. It is the customized product, not final retail product. Details, description, pictures, and specifications are subject to the final confirmed order.

3. The price is for reference only, the market price is fluctuating, and the price marked on this page is not the only basis for the final transaction. Please contact our sales staff to confirm the final price.

/* 10 Maret 2571 17:59:20 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1

After-sales Service: 6 Months
Warranty: 6 Months
Jenis: Wheel Tractor
Contoh:
US$ 16999/Piece
1 Piece(Min.Order)

|

Order Sample

Kustomisasi:
Tersedia

|

Permintaan Khusus

.shipping-cost-tm .tm-status-off{background: none;padding:0;color: #1470cc}

Biaya Pengiriman:

Perkiraan biaya pengiriman per unit.







tentang biaya pengiriman dan perkiraan waktu pengiriman.
Metode Pembayaran:







 

Pembayaran Awal



Pembayaran Penuh
Mata uang: US$
Pengembalian & Penggantian Dana: Anda dapat mengajukan pengembalian dana hingga 30 hari setelah menerima produk.

poros PTO

What factors should be considered when selecting the right PTO shaft for an application?

When selecting the right Power Take-Off (PTO) shaft for an application, several factors need to be considered to ensure optimal performance, safety, and compatibility. PTO shafts are crucial components that transmit power from a power source to driven machinery or equipment. Here are the key factors to consider when selecting the appropriate PTO shaft for an application:

1. Power Requirements: The power requirements of the driven machinery play a vital role in determining the appropriate PTO shaft. Consider the horsepower (HP) or kilowatt (kW) rating of the power source and ensure that the PTO shaft can handle the required power transmission. It is essential to match the power capacity of the PTO shaft with the power output of the power source to ensure efficient and reliable operation.

2. Speed and Torque Requirements: Consider the speed and torque requirements of the driven machinery. Determine the desired rotational speed and torque levels necessary for the equipment to operate effectively. Some applications require specific speed or torque ratios, while others may require variable speeds. Ensure that the selected PTO shaft can handle the required speed and torque range to provide the necessary power transfer.

3. Shaft Type and Design: Evaluate the type and design of the PTO shaft to ensure compatibility with the application. Consider factors such as the distance between the power source and the driven machinery, the need for angular misalignment, and the flexibility of movement required. Different shaft types, such as standard, telescopic, or Constant Velocity (CV) shafts, offer varying capabilities to accommodate different application requirements.

4. Pertimbangan Keselamatan: Safety is a critical factor when selecting a PTO shaft. Assess the safety features provided by the PTO shaft, such as protective guards, shear bolt mechanisms, or other safety devices. Protective guards should be in place to prevent accidental contact with the rotating shaft. Shear bolt mechanisms can protect the driveline components from damage in case of excessive torque or sudden resistance. Prioritize safety features that align with the specific hazards and risks associated with the application.

5. Application Specifics: Consider the unique requirements of the application. Factors such as the type of machinery, industry sector, environmental conditions, and operating conditions should be taken into account. For example, agricultural applications may require PTO shafts that can handle debris and dirt accumulation, while industrial applications may require PTO shafts with high corrosion resistance or special sealing to protect against contaminants.

6. Compatibility and Interchangeability: Ensure that the selected PTO shaft is compatible with the power source and the driven machinery. Consider factors such as the shaft diameter, spline size, and connection type. Check if the PTO shaft adheres to industry standards and if it can be easily interchanged with other compatible components in case of replacement or upgrading needs. Compatibility and interchangeability can simplify maintenance and reduce downtime.

7. Manufacturer and Quality: Choose a reputable manufacturer or supplier to ensure the quality and reliability of the PTO shaft. Look for manufacturers with a track record of producing high-quality PTO shafts that meet industry standards and regulations. Consider factors such as warranty, after-sales support, and availability of spare parts when making a selection.

By considering these factors, you can select the right PTO shaft that meets the power, speed, torque, safety, and application requirements. It is advisable to consult with experts, such as equipment manufacturers or PTO shaft specialists, to ensure an optimal match between the PTO shaft and the application.

poros PTO

Bagaimana poros PTO meningkatkan kinerja traktor dan mesin pertanian?

Poros Power Take-Off (PTO) memainkan peran penting dalam meningkatkan kinerja traktor dan mesin pertanian. Dengan menyediakan mekanisme transfer daya yang andal, poros PTO memungkinkan mesin-mesin ini beroperasi secara efisien, efektif, dan dengan peningkatan fleksibilitas. Berikut penjelasan rinci tentang bagaimana poros PTO meningkatkan kinerja traktor dan mesin pertanian:

1. Pengalihan Kekuasaan: Poros PTO memfasilitasi transfer daya dari mesin traktor ke berbagai alat dan mesin pertanian. Daya putar yang dihasilkan oleh mesin ditransmisikan melalui poros PTO untuk menggerakkan peralatan yang terhubung. Transfer daya langsung ini menghilangkan kebutuhan akan mesin atau motor terpisah pada setiap alat, mengurangi kompleksitas, berat, dan kebutuhan perawatan. Poros PTO memastikan pasokan daya yang konsisten dan andal, memungkinkan mesin pertanian untuk melakukan tugas dengan efisiensi dan efektivitas optimal.

2. Fleksibilitas: Poros PTO (Power Take-Off) memberikan peningkatan fleksibilitas pada traktor dan mesin pertanian. Karena poros PTO memiliki dimensi dan metode penyambungan yang standar, berbagai macam alat pertanian dapat dengan mudah dipasang dan digerakkan oleh traktor yang sama. Fleksibilitas ini memungkinkan petani untuk dengan cepat beralih antara berbagai tugas, seperti memotong rumput, membajak, menanam, dan memanen, tanpa memerlukan banyak mesin khusus. Kemampuan untuk menggunakan satu unit daya untuk berbagai operasi mengurangi biaya, menghemat ruang penyimpanan, dan meningkatkan efisiensi operasional secara keseluruhan.

3. Peningkatan Produktivitas: Poros PTO (Power Take-Off) berkontribusi pada peningkatan produktivitas dalam operasi pertanian. Dengan memanfaatkan tenaga traktor, mesin pertanian dapat beroperasi dengan kecepatan lebih tinggi dan efisiensi lebih besar dibandingkan dengan metode manual atau tenaga alternatif. Alat-alat yang digerakkan PTO, seperti mesin pemotong rumput, mesin pengepak jerami, dan mesin pemanen, dapat mencakup area yang lebih luas dan menyelesaikan tugas lebih cepat, mengurangi waktu yang dibutuhkan untuk melakukan operasi pertanian. Peningkatan produktivitas ini memungkinkan petani untuk menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam jangka waktu tertentu, yang mengarah pada hasil panen yang lebih tinggi dan peningkatan efisiensi pertanian secara keseluruhan.

4. Pengurangan Kebutuhan Tenaga Kerja: Poros PTO membantu mengurangi kebutuhan tenaga kerja dalam operasi pertanian. Dengan memanfaatkan peralatan mekanis yang digerakkan oleh poros PTO, petani dapat meminimalkan kerja manual dan upaya fisik yang terkait. Tugas-tugas seperti membajak, mengolah tanah, dan panen dapat dilakukan lebih efisien dan dengan ketergantungan yang lebih sedikit pada tenaga kerja manusia. Pengurangan kebutuhan tenaga kerja ini memungkinkan petani untuk mengalokasikan sumber daya secara lebih efektif, fokus pada tugas-tugas penting lainnya, dan berpotensi mengurangi biaya tenaga kerja.

5. Presisi dan Akurasi: Poros PTO berkontribusi pada presisi dan akurasi dalam operasi pertanian. Pasokan daya yang konsisten dari mesin traktor memastikan pengoperasian dan kinerja mesin yang terhubung secara seragam. Presisi ini sangat penting untuk tugas-tugas seperti penempatan benih, pemberian pupuk atau bahan kimia, dan panen tanaman. Peralatan yang digerakkan PTO dapat memberikan putaran per menit (RPM) yang konsisten dan mempertahankan parameter operasional yang diperlukan, sehingga menghasilkan praktik pertanian yang presisi dan akurat. Presisi ini mengarah pada peningkatan kualitas tanaman, pengurangan limbah, dan optimalisasi pemanfaatan sumber daya.

6. Kemampuan Beradaptasi terhadap Berbagai Tugas: Poros PTO meningkatkan kemampuan adaptasi traktor dan mesin pertanian untuk melakukan berbagai tugas. Dengan kemampuan untuk menghubungkan berbagai alat pertanian, seperti mesin pemotong rumput, penabur benih, penyemprot, atau mesin pengepak jerami, melalui poros PTO, petani dapat dengan cepat mengubah traktor mereka menjadi mesin khusus untuk operasi tertentu. Kemampuan adaptasi ini memungkinkan pemanfaatan peralatan yang efisien di berbagai tahapan produksi tanaman, sehingga petani dapat merespons perubahan kebutuhan dan kondisi dengan cara yang hemat biaya.

7. Peningkatan Keamanan: Poros PTO berkontribusi pada peningkatan keselamatan dalam operasi pertanian. Banyak poros PTO dilengkapi dengan fitur keselamatan, seperti pelindung atau pengaman, untuk melindungi operator dari potensi bahaya yang terkait dengan komponen yang berputar. Langkah-langkah keselamatan ini membantu mencegah kecelakaan akibat terjerat dan mengurangi risiko cedera. Selain itu, dengan menggunakan mesin yang digerakkan PTO, petani dapat menjaga jarak aman dari tugas-tugas berbahaya tertentu, seperti memotong rumput atau mencacah, sehingga semakin meningkatkan keselamatan secara keseluruhan di pertanian.

8. Integrasi dengan Teknologi: Poros PTO dapat diintegrasikan dengan teknologi canggih dan sistem otomatisasi pada traktor modern dan mesin pertanian. Integrasi ini memungkinkan kontrol yang presisi, pemantauan data, dan optimalisasi kinerja mesin. Misalnya, sistem pemandu presisi dapat disinkronkan dengan alat-alat yang digerakkan PTO untuk memastikan penempatan benih atau aplikasi bahan kimia yang akurat. Lebih lanjut, pengumpulan dan analisis data dapat memberikan wawasan tentang efisiensi bahan bakar, kebutuhan perawatan, dan kinerja peralatan secara keseluruhan, yang mengarah pada pengoperasian yang optimal dan peningkatan produktivitas.

Singkatnya, poros PTO meningkatkan kinerja traktor dan mesin pertanian dengan memungkinkan transfer daya yang efisien, meningkatkan fleksibilitas, meningkatkan produktivitas, mengurangi kebutuhan tenaga kerja, memastikan presisi dan akurasi, memfasilitasi kemampuan adaptasi, meningkatkan keselamatan, dan terintegrasi dengan teknologi canggih. Manfaat-manfaat ini berkontribusi pada efisiensi operasional secara keseluruhan, efektivitas biaya, dan kemampuan petani untuk mengelola operasi pertanian mereka secara efektif.poros PTO

Bisakah Anda menjelaskan berbagai jenis poros PTO dan aplikasinya?

Poros PTO (Power Take-Off shafts) hadir dalam berbagai jenis, masing-masing dirancang untuk aplikasi dan kebutuhan spesifik. Berbagai jenis poros PTO menawarkan fleksibilitas dan kompatibilitas dengan berbagai macam mesin dan peralatan. Berikut penjelasan tentang jenis-jenis poros PTO yang paling umum dan aplikasinya:

1. Poros PTO Standar: Poros PTO standar, juga dikenal sebagai poros beralur, adalah jenis yang paling umum digunakan pada mesin pertanian dan industri. Poros ini terdiri dari poros baja padat dengan alur atau lekukan di sepanjang panjangnya. Poros PTO standar biasanya memiliki enam alur, meskipun variasi dengan empat atau delapan alur juga dapat ditemukan. Jenis poros PTO ini banyak digunakan pada traktor dan berbagai alat pertanian, termasuk mesin pemotong rumput, mesin pengepak jerami, mesin pengolah tanah, dan mesin pemotong putar. Alur-alur tersebut memberikan koneksi yang aman antara sumber daya dan mesin yang digerakkan, memastikan transfer daya yang efisien.

2. Poros PTO Baut Geser: Poros PTO dengan baut geser dirancang dengan fitur keselamatan yang memungkinkan poros terpisah jika terjadi beban berlebih atau guncangan mendadak untuk melindungi komponen penggerak. Poros PTO ini menggabungkan mekanisme baut geser yang menghubungkan power take-off traktor ke mesin yang digerakkan. Jika terjadi beban berlebihan atau hambatan mendadak, baut geser dirancang untuk patah, melepaskan poros PTO dan mencegah kerusakan pada penggerak. Poros PTO dengan baut geser umumnya digunakan pada peralatan yang mungkin mengalami hambatan mendadak atau situasi bertekanan tinggi, seperti mesin penghancur kayu, mesin penggiling tunggul, dan mesin pemotong putar tugas berat.

3. Poros PTO Kopling Gesekan: Poros PTO kopling gesek memiliki mekanisme kopling yang memungkinkan penyambungan dan pemutusan transfer daya secara halus. Poros PTO ini biasanya menggabungkan cakram gesek dan pelat tekanan, mirip dengan sistem kopling kendaraan tradisional. Kopling gesek memungkinkan operator untuk secara bertahap menyambungkan atau memutus transfer daya, mengurangi beban kejut dan meminimalkan keausan pada komponen penggerak. Poros PTO kopling gesek umumnya digunakan dalam aplikasi yang membutuhkan kontrol penyambungan daya yang presisi, seperti pada pompa hidrolik, generator, dan mixer industri.

4. Poros PTO Kecepatan Konstan (CV): Poros PTO Kecepatan Konstan (CV), juga dikenal sebagai poros homokinetik, dirancang untuk mengakomodasi sudut ketidaksejajaran yang tinggi tanpa memengaruhi transmisi daya. Poros ini menggunakan mekanisme sambungan universal yang memungkinkan transfer daya yang mulus bahkan ketika mesin yang digerakkan berada pada sudut relatif terhadap sumber daya. Poros PTO CV sering digunakan dalam aplikasi di mana mesin membutuhkan rentang gerakan atau artikulasi yang signifikan, seperti pada loader artikulasi, telehandler, dan alat penyemprot swa-gerak.

5. Poros PTO Teleskopik: Poros PTO teleskopik dapat disesuaikan panjangnya, memungkinkan fleksibilitas dalam konfigurasi peralatan dan jarak yang bervariasi antara sumber daya dan mesin yang digerakkan. Poros ini terdiri dari dua atau lebih poros konsentris yang saling bergeser, memberikan kemampuan untuk memperpanjang atau menarik kembali poros PTO sesuai kebutuhan. Poros PTO teleskopik umumnya digunakan dalam aplikasi di mana jarak antara power take-off traktor dan alat pertanian bervariasi, seperti pada alat pertanian yang dipasang di depan, mesin peniup salju, dan gerbong pengangkut sendiri. Desain teleskopik memungkinkan adaptasi yang mudah terhadap berbagai pengaturan peralatan dan meminimalkan risiko poros PTO terseret di tanah.

6. Poros PTO Gearbox: Poros PTO gearbox dirancang untuk menyesuaikan transmisi daya antara kecepatan atau arah putaran yang berbeda. Poros ini menggabungkan mekanisme gearbox yang memungkinkan pengurangan atau peningkatan kecepatan, serta kemampuan untuk mengubah arah putaran. Poros PTO gearbox umumnya digunakan dalam aplikasi di mana mesin yang digerakkan membutuhkan kecepatan atau arah putaran yang berbeda dari power take-off traktor. Contohnya termasuk auger biji-bijian, mixer pakan, dan peralatan industri yang membutuhkan rasio kecepatan spesifik atau kemampuan pembalikan arah putaran.

Penting untuk dicatat bahwa ketersediaan dan aplikasi spesifik dari berbagai jenis poros PTO dapat bervariasi berdasarkan faktor regional dan industri tertentu. Selain itu, mesin atau peralatan tertentu mungkin memerlukan poros PTO khusus atau sesuai pesanan untuk memenuhi persyaratan tertentu.

Singkatnya, berbagai jenis poros PTO, seperti poros standar, baut geser, kopling gesek, kecepatan konstan (CV), teleskopik, dan poros gearbox, menawarkan fleksibilitas dan kompatibilitas dengan berbagai mesin dan peralatan. Setiap jenis poros PTO dirancang untuk memenuhi kebutuhan spesifik, seperti efisiensi transfer daya, keselamatan, pengoperasian yang lancar, toleransi ketidaksejajaran, kemampuan adaptasi, dan penyesuaian kecepatan/arah. Memahami berbagai jenis poros PTO dan aplikasinya sangat penting untuk memilih poros yang tepat untuk mesin yang dimaksud dan memastikan kinerja serta keandalan yang optimal.
China Custom for Farm Mini Tractors Small Pto Shaft Agricultural Sale 4X4 in Grass Machine Crawler El Salvador Petrol Engine Garden Tractor  China Custom for Farm Mini Tractors Small Pto Shaft Agricultural Sale 4X4 in Grass Machine Crawler El Salvador Petrol Engine Garden Tractor
editor by CX 2024-01-10