Deskripsi Produk
Specification OF PTO Drive Shaft —Speedway:
We developed and produced many tractor spare parts for Japanese Tractors .
Product Name: Japanese tractor transmission clutch disc parts for B1400 B7000
Tractor Model we can supply: B1500/1400,B5000,B6000, B7000, TU1400, TX1400, TX1500, YM F1401, YM1400 ETC.
The parts for example: Tyres, rim Jante, Kit coupling KB-TX 3 point linkage. Exhaust pipe Steering wheel. Kit coupling YM F14/F15, gear shaft, PTO shaft, PTO cardan, key, regulator ect.
Most of the spare parts are with stock. If you are interested in, please feel easy to contact me.
Other relevant parts for cars or machinery we have made in our workshop are as follows:
Drive shaft parts and assemblies,
Universal joint parts and assemblies,
PTO drive shafts,
Spline shafts,
Slip yokes,
Weld yokes,
Flange yokes,
Steering columns,
Connecting rods,
etc.
Deskripsi Produk
Pto Drive Shaft Item:
| Item | Cross journal size | 540dak-rpm | 1000dak-rpm | |||
| Seri 1 | 22mm | 54mm | 12KW | 16HP | 18KW | 25HP |
| Series 2 | 23.8mm | 61.3mm | 15KW | 21HP | 23KW | 31HP |
| Series 3 | 27mm | 70mm | 26KW | 35HP | 40KW | 55HP |
| Seri 4 | 27mm | 74.6mm | 26KW | 35HP | 40KW | 55HP |
| Series 5 | 30.2mm | 80mm | 35KW | 47HP | 54KW | 74HP |
| Seri 6 | 30.2mm | 92mm | 47KW | 64HP | 74KW | 100HP |
| Series 7 | 30.2mm | 106.5mm | 55KW | 75HP | 87KW | 18HP |
| Seri 8 | 35mm | 106.5mm
|
70KW | 95HP | 110KW | 150HP |
| Series 38 | 38mm | 102mm | 70KW | 95HP | 110KW | 150HP |
Company Profile
Certifications
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
/* March 10, 2571 17:59:20 */!function(){function s(e,r){var a,o={};try{e&&e.split(“,”).forEach(function(e,t){e&&(a=e.match(/(.*?):(.*)$/))&&1
| Jenis: | Shaft |
|---|---|
| Penggunaan: | Agricultural Products Processing, Farmland Infrastructure, Harvester, Planting and Fertilization, Grain Threshing, Cleaning and Drying |
| Bahan: | Stainless Steel |
| Power Source: | Pto Dirven Shaft |
| Weight: | Standar |
| After-sales Service: | 1 Year |
| Samples: |
US$ 300/Piece
1 Piece(Min.Order) | |
|---|

Apakah poros PTO dapat diadaptasi untuk digunakan baik di lingkungan pertanian maupun industri?
Ya, poros PTO (Power Take-Off) dapat diadaptasi untuk digunakan baik di lingkungan pertanian maupun industri. Meskipun poros PTO umumnya dikaitkan dengan mesin pertanian, komponen ini serbaguna dan dapat digunakan dalam berbagai aplikasi di luar sektor pertanian. Dengan modifikasi dan pertimbangan yang tepat, poros PTO juga dapat secara efektif mentransfer daya di lingkungan industri. Berikut penjelasan rinci tentang bagaimana poros PTO dapat diadaptasi untuk penggunaan pertanian dan industri:
1. Desain Poros PTO Standar: Poros PTO memiliki desain standar yang memungkinkan kompatibilitas dan pertukaran di berbagai peralatan dan mesin. Standardisasi ini memungkinkan poros PTO digunakan dalam berbagai aplikasi, termasuk di lingkungan pertanian dan industri. Komponen dasar poros PTO, seperti sambungan universal, poros beralur, dan pelindung, tetap konsisten, terlepas dari aplikasi spesifiknya. Konsistensi ini memungkinkan adaptasi dan integrasi yang mudah ke dalam berbagai mesin dan peralatan.
2. Panjang dan Ukuran Poros: Poros PTO dapat disesuaikan panjang dan ukurannya untuk memenuhi kebutuhan spesifik baik di lingkungan pertanian maupun industri. Panjang poros dapat disesuaikan untuk mengakomodasi jarak yang berbeda antara sumber daya dan mesin yang digerakkan. Fleksibilitas ini memungkinkan transmisi daya yang optimal dan memastikan kompatibilitas dengan berbagai konfigurasi peralatan. Demikian pula, ukuran poros PTO, termasuk diameter dan spesifikasi poros beralur, dapat disesuaikan untuk memenuhi kebutuhan torsi dan daya dari berbagai aplikasi, baik di bidang pertanian maupun industri.
3. Kebutuhan Daya: Poros PTO dirancang untuk mentransfer daya dari sumber daya ke mesin yang digerakkan. Dalam lingkungan pertanian, sumber daya biasanya berupa traktor atau kendaraan pertanian lainnya, sedangkan dalam lingkungan industri, dapat berupa mesin, motor, atau unit daya khusus untuk industri tersebut. Poros PTO dapat disesuaikan untuk menangani berbagai kebutuhan daya dengan mempertimbangkan faktor-faktor seperti kapasitas torsi, kecepatan putaran, dan tuntutan spesifik dari mesin atau peralatan yang digerakkan. Dengan memilih poros PTO yang tepat berdasarkan kebutuhan daya, poros tersebut dapat secara efektif mentransfer daya baik dalam aplikasi pertanian maupun industri.
4. Pertimbangan Keselamatan: Keselamatan merupakan aspek penting dalam desain dan penggunaan poros PTO, terlepas dari aplikasinya. Poros PTO dilengkapi dengan fitur keselamatan seperti pelindung dan perisai untuk mencegah kontak yang tidak disengaja dengan komponen yang berputar. Langkah-langkah keselamatan ini sangat penting dalam lingkungan pertanian dan industri untuk meminimalkan risiko terjerat, cedera, atau kerusakan. Mengadaptasi poros PTO untuk penggunaan industri mungkin memerlukan pertimbangan keselamatan tambahan berdasarkan bahaya spesifik yang ada di lingkungan industri. Namun, prinsip dan fitur keselamatan inti dari poros PTO dapat diterapkan dan diadaptasi untuk memastikan pengoperasian yang aman di kedua lingkungan tersebut.
5. Lampiran Khusus: Poros PTO dapat dilengkapi dengan perlengkapan atau adaptor khusus untuk mengakomodasi berbagai mesin atau peralatan yang digerakkan. Dalam lingkungan pertanian, poros PTO umumnya terhubung ke alat-alat seperti mesin pemotong rumput, mesin pengepak jerami, atau alat penyemprot. Dalam lingkungan industri, poros PTO dapat diadaptasi untuk terhubung ke berbagai mesin industri, termasuk pompa, generator, kompresor, atau konveyor. Perlengkapan khusus ini memastikan kompatibilitas dan transfer daya yang efisien antara poros PTO dan peralatan yang digerakkan, memungkinkan integrasi yang mulus baik dalam aplikasi pertanian maupun industri.
6. Pertimbangan Lingkungan: Poros PTO dapat diadaptasi untuk mengatasi kondisi lingkungan spesifik baik di lingkungan pertanian maupun industri. Misalnya, dalam aplikasi pertanian, poros PTO mungkin perlu tahan terhadap paparan kotoran, debu, kelembapan, dan berbagai kondisi cuaca. Lingkungan industri mungkin memiliki tantangan lingkungan yang unik, seperti paparan bahan kimia, suhu tinggi, atau material abrasif. Dengan memilih material poros PTO, lapisan pelindung, dan segel yang sesuai untuk lingkungan spesifik, poros dapat diadaptasi untuk memastikan kinerja yang andal dan tahan lama di berbagai lingkungan.
7. Kepatuhan terhadap Standar: Poros PTO, baik yang digunakan di lingkungan pertanian maupun industri, harus mematuhi standar dan peraturan keselamatan yang relevan. Produsen mematuhi pedoman dan persyaratan yang ditetapkan oleh organisasi seperti American Society of Agricultural and Biological Engineers (ASABE) atau otoritas keselamatan regional lainnya. Kepatuhan memastikan bahwa poros PTO memenuhi kriteria keselamatan dan standar kinerja yang berlaku untuk lingkungan pertanian dan industri. Pengguna dapat mengandalkan poros PTO standar yang telah menjalani pengujian dan sertifikasi, yang memberikan jaminan mengenai keandalan dan keamanannya.
Dengan mempertimbangkan faktor-faktor yang disebutkan di atas, poros PTO dapat diadaptasi untuk mentransfer daya secara efektif baik di lingkungan pertanian maupun industri. Sifat poros PTO yang serbaguna, ditambah dengan pilihan kustomisasi, pertimbangan keselamatan, perlengkapan khusus, dan kepatuhan terhadap standar, memungkinkan integrasi yang sukses ke dalam berbagai macam mesin dan peralatan di berbagai industri.

Bagaimana poros PTO menangani variasi beban dan torsi selama pengoperasian?
Poros PTO (Power Take-Off) dirancang untuk menangani variasi beban dan torsi selama pengoperasian dengan menggunakan mekanisme dan fitur khusus yang memastikan transfer daya yang efisien dan perlindungan terhadap kondisi kelebihan beban. Berikut penjelasan rinci tentang bagaimana poros PTO menangani variasi beban dan torsi:
1. Desain Mekanik: Poros PTO dirancang dengan prinsip desain mekanis yang kokoh sehingga mampu menangani variasi beban dan torsi. Poros ini biasanya dibuat menggunakan material berkekuatan tinggi seperti baja, yang memberikan daya tahan dan ketahanan terhadap gaya tekuk atau puntir. Diameter poros, ketebalan dinding, dan dimensi keseluruhan dihitung dengan cermat untuk menahan tingkat torsi dan variasi beban yang diharapkan. Desain mekanis poros PTO memastikan bahwa poros tersebut dapat mentransmisikan daya dengan andal dan mengakomodasi gaya dinamis yang terjadi selama pengoperasian.
2. Sambungan Universal: Sambungan universal merupakan komponen kunci dari poros PTO yang memungkinkan fleksibilitas dan kompensasi ketidaksejajaran antara sumber daya dan mesin yang digerakkan. Sambungan ini dapat mengakomodasi variasi dalam keselarasan sudut, yang mungkin terjadi karena perubahan beban atau pergerakan mesin. Sambungan universal terdiri dari rangka berbentuk silang dengan bantalan jarum yang memungkinkan rotasi dan transfer torsi yang mulus, bahkan ketika poros tidak sejajar sempurna. Desain sambungan universal memungkinkan poros PTO untuk menangani variasi beban dan torsi sambil mempertahankan transmisi daya yang konsisten.
3. Kopling Selip: Kopling selip sering dipasang pada poros PTO untuk memberikan perlindungan terhadap beban berlebih. Kopling ini memungkinkan poros PTO untuk selip atau terlepas sesaat ketika torsi atau hambatan yang berlebihan ditemui. Kopling selip biasanya terdiri dari pelat gesekan yang dapat disesuaikan dengan pengaturan torsi tertentu. Ketika torsi melebihi batas yang telah ditentukan, kopling akan selip, mencegah kerusakan pada poros PTO dan peralatan yang terhubung. Kopling selip sangat berguna ketika terjadi perubahan beban atau torsi yang tiba-tiba, memberikan mekanisme keselamatan untuk melindungi poros PTO dan mesin terkait.
4. Pembatas Torsi: Pembatas torsi adalah fitur pelindung lain yang ditemukan pada beberapa poros PTO. Perangkat ini dirancang untuk secara otomatis memutus transmisi daya ketika ambang batas torsi yang telah ditentukan terlampaui. Pembatas torsi dapat berupa mekanis, seperti kopling pin geser atau kopling gesek, atau elektronik, yang menggunakan sensor dan sistem kontrol. Ketika torsi melebihi batas yang ditetapkan, pembatas torsi akan terputus, mencegah transfer daya lebih lanjut dan melindungi poros PTO dari kondisi kelebihan beban. Pembatas torsi efektif dalam menangani lonjakan torsi yang tiba-tiba dan melindungi poros PTO serta peralatan terkait.
5. Pemeliharaan dan Inspeksi: Perawatan dan inspeksi rutin poros PTO sangat penting untuk memastikan fungsinya yang baik dan kemampuannya dalam menangani variasi beban dan torsi. Perawatan rutin meliputi pelumasan sambungan universal, inspeksi integritas poros, dan pengencangan pengencang. Inspeksi rutin memungkinkan deteksi dini keausan, ketidaksejajaran, atau masalah lain yang dapat memengaruhi kinerja poros PTO. Dengan memenuhi persyaratan perawatan dan inspeksi, operator dapat mengidentifikasi dan mengatasi masalah apa pun yang mungkin timbul akibat variasi beban dan torsi, sehingga memastikan pengoperasian poros PTO yang aman dan efisien secara berkelanjutan.
6. Kesadaran dan Kontrol Operator: Operator memainkan peran penting dalam mengelola variasi beban dan torsi selama pengoperasian poros PTO. Mereka harus menyadari batasan operasional mesin, termasuk peringkat torsi dan kapasitas beban poros PTO yang direkomendasikan. Pelatihan yang tepat dan pemahaman tentang kemampuan peralatan memungkinkan operator untuk membuat keputusan yang tepat dan menyesuaikan pengoperasian ketika menghadapi perubahan beban atau torsi yang signifikan. Operator juga harus waspada dalam memantau kinerja peralatan, memperhatikan tanda-tanda getaran berlebihan, kebisingan, atau indikasi lain dari potensi masalah yang terkait dengan variasi beban dan torsi.
Dengan menggabungkan desain mekanis yang kokoh, menggunakan sambungan universal, kopling selip, pembatas torsi, dan menerapkan praktik perawatan yang tepat, poros PTO dilengkapi untuk menangani variasi beban dan torsi selama pengoperasian. Fitur-fitur ini memastikan transmisi daya yang andal, melindungi dari kondisi kelebihan beban, dan berkontribusi pada fungsi poros PTO dan mesin yang digerakkannya secara aman dan efisien.

Which industries commonly use PTO shafts for power transmission?
PTO shafts (Power Take-Off shafts) are widely used in various industries where power transmission is required to drive machinery and equipment. Their versatility, efficiency, and compatibility with different types of machinery make them valuable components in several sectors. Here’s a detailed explanation of the industries that commonly use PTO shafts for power transmission:
1. Agriculture: The agricultural industry extensively relies on PTO shafts for power transmission. Tractors equipped with PTOs are commonly used to drive a wide range of agricultural implements and machinery. PTO-driven equipment includes mowers, balers, tillers, seeders, sprayers, grain augers, harvesters, and many more. PTO shafts allow for the efficient transfer of power from the tractor’s engine to these implements, enabling various agricultural operations such as cutting, baling, tilling, planting, spraying, and harvesting. The agricultural sector heavily depends on PTO shafts to enhance productivity and streamline farming processes.
2. Construction and Earthmoving: In the construction and earthmoving industry, PTO shafts find applications in machinery used for excavation, grading, and material handling. PTO-driven equipment such as backhoes, loaders, excavators, trenchers, and stump grinders utilize PTO shafts to transfer power from the prime movers, typically hydraulic systems, to drive the necessary attachments. These attachments require the high torque and power provided by PTO shafts to perform tasks like digging, loading, trenching, and grinding. PTO shafts allow for versatile and efficient power transmission in construction and earthmoving operations.
3. Forestry: The forestry industry utilizes PTO shafts for power transmission in various logging and timber processing equipment. PTO-driven machinery such as wood chippers, sawmills, log splitters, and debarkers rely on PTO shafts to transfer power from tractors or dedicated power units to perform tasks like chipping, sawing, splitting, and debarking wood. PTO shafts provide the necessary power and torque to drive the cutting and processing mechanisms, enabling efficient and productive forestry operations.
4. Landscaping and Groundskeeping: PTO shafts play a crucial role in the landscaping and groundskeeping industry. Equipment like lawn mowers, rotary cutters, flail mowers, and aerators utilize PTO shafts to transfer power from tractors or dedicated power units to drive the cutting or grooming mechanisms. PTO shafts enable efficient power transmission, allowing operators to maintain lawns, parks, golf courses, and other outdoor spaces with precision and productivity.
5. Mining and Quarrying: PTO shafts have applications in the mining and quarrying industry, particularly in equipment used for material extraction, crushing, and screening. PTO-driven machinery such as crushers, screeners, and conveyors rely on PTO shafts to transfer power from engines or motors to drive the crushing and screening mechanisms, as well as the material handling systems. PTO shafts provide the necessary power and torque to process and transport bulk materials effectively in mining and quarrying operations.
6. Industrial Manufacturing: PTO shafts are utilized in various industrial manufacturing processes that require power transmission to drive specific machinery and equipment. Industries such as food processing, textile manufacturing, paper production, and chemical processing may use PTO-driven machinery for tasks like mixing, blending, cutting, extruding, and conveying. PTO shafts enable efficient power transfer to these machines, ensuring smooth and reliable operation in industrial manufacturing settings.
7. Utilities and Infrastructure Maintenance: PTO shafts find applications in utilities and infrastructure maintenance operations. Equipment like street sweepers, sewer cleaners, road maintenance machines, and drain augers utilize PTO shafts to transfer power from trucks or dedicated power units to perform tasks like sweeping, cleaning, and maintenance of roads, sewers, and other public infrastructure. PTO shafts enable efficient power transmission, ensuring effective and reliable operation of these utility and maintenance machines.
8. Others: PTO shafts are also used in several other industries and sectors where power transmission is required. This includes applications in the transportation industry for powering refrigeration units, fuel pumps, and hydraulic systems in trucks and trailers. PTO shafts also find applications in the marine industry for powering winches, pumps, and other equipment on boats and ships.
In summary, PTO shafts are commonly used in a wide range of industries for power transmission. These industries include agriculture, construction and earthmoving, forestry, landscaping and groundskeeping, mining and quarrying, industrial manufacturing, utilities and infrastructure maintenance, transportation, and marine sectors. PTO shafts play a critical rolein enhancing productivity, enabling efficient operation of machinery, and facilitating various tasks in these industries.

editor by CX 2024-02-14